Pengunjung Coffee House datang dan pergi, suasana begitu romantis dengan alunan lagu lagu dari akustik dan lampu warna warni yang berkedip kedip menggoda dedaunan di ranting ranting pohon.. Datang seorang lelaki tampan bersama seorang wanita cantik, Rana pun menyambutnya.
"Untuk berapa orang,Mas?"
"Dua orang,Mbak."
"Mau indoor atau outdoor,Mas?"
"Indoor aja, diluar dingin."
"Ok ! Silahkan"
Sambil tersenyum Rana mempersilahkan tamunya untuk duduk dan memberikan buku menu.
"Mbak, aku mau Bitterballen satu, sama Vietnam Coffee satu yah"
"ok Mbak, Bitterballen satu, Vietnam Coffee satu, sama Masnya mau minum apa?"
"Avocado Juice nggak pake susu yah, sama French Fries satu"
"Ok, saya ulangi pesanannnya ya, Bitterballen satu, French Fries satu, Vietnam Coffee satu, Avocado Juice tanpa susu satu"
"Iya Mbak"
"Tunggu sebentar ya pesanannnya"
Lalu Rana beranjak pergi namun kemudian kembali lagi.
"Maaf Mas, bill nya atas nama siapa ya?"
"Valdo aja, Mbak ! Oh iya password Wi-Fi nya?"
Gemetar hati Rana mendengar nama pria itu. Seolah jiwanya tersesat kembali 5 tahun yang lalu. Nama Valdo melekat dihatinya. Ya, cinta pertama Rana adalah Valdo. Valdo teman SMA nya dulu. Valdo yang coba Rana lupakan 5 tahun ini, dan Valdo yang melupakan Rana dan pergi begitu saja tanpa kata "Selamat Tinggal" namun hari ini, kenangan Rana bersama Valdo kembali datang tanpa permisi.
"datanglagi huruf kecil semua, nggak pake spasi ya Mas"
"Yup, Thanks!"
Rana segera kembali ke meja bar untuk memberikan orderan. Lalu dia menuju loker pegawai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar